EFEK MENULIS

curtesy=ehow.com

curtesy=ehow.com

Mungkin orang akan mengabaikan fungsi menulis ini. “Buat apa menulis, habisin waktu dan kayak ga ada kerjaan aja” begitu komentar orang umum kalau ditanya tentang menulis.
Ada juga yang lain menjawab “Menulis itu baik tapi saya ga ada waktu” atau “saya suka menulis dan ada keinginan untuk menulis, tapi ketika mau menulis blank. Apa yang harus ditulis?”

Menulis adalah sebuah seni. Menulis adalah sebuah tuntutan hidup dan jiwa. Menulis membuat kenyamanan dan semua imajinasi dan pikiran menjadi tersalurkan dengan menulis. Ide-ide kreatif lahir dengan menulis.
Tidak percaya?
Aktifitas apakah yang tidak melibatkan tulis menulis?
Mungkin ngepel, nyapu, bangunan, nyetrika mungkin sebagai jawabannya. Tapi bukan itu esensialnya. Maksudnya dengan adanya tulisan menjadi lebih jelas. Memang pada saat aktivitas tersebut tidak ada kegiatan menulis, tapi pada awalnya akan diadakan tulis menulis. Bagaimana merancang sapu yang bagus? Dibuatlah desainnya. Gambaran yang ada dipikirannya di tuangkan dalam sebuah coretan-coretan sehingga terbuatlah sebuah sapu. Jadi pada awalnya pun dengan tulisan.
Bangunan juga demikian. Mungkin pada aktivitas bangunannya tidak perlu tulisan, tapi sebelum dibangun di buat dulu rancangan desain bangunannya. Itupun dengan di tulis. Dibuat perkiraan dan kalkulasi yang matang. Sehingga terciptalah sebuah gedung persis seperti yang ada dipikiran. Jadi aktivitas bangunanpun ada tulis menulisnya.
Menulis menjadi penghubung antara dunia khayalan kita dengan dunia nyata. Bagaimana imajinasi pikiran akan sebuah gedung kemudian tercipta menjadi nyata, karena ada tulisan juga. Dengan sedikit demi sedikit digambarkan bayangan yang ada dipikiran. Di bagikan dengan orang lain. Dipecahkan bersama masalah yang ada. Dengan apa? Dengan tulisan. Orang lain akan ikut tahu program rencana tersebut dengan tulisan yang jelas.
Bahkan dalam islam ayat yang pertama kali turun adalah tentan tulis menulis ini. Surat al Alaq ayat 1-2 disebutkan:
“Bacalah…..dengan nama Tuhanmu…..

Islam mengajarkan untuk membaca. Bagaimana bisa membaca? Pasti dengan adanya tulis menulis. Tulis menulis sebagai indikator ilmu pengetahuan. Zulkifli (2005) dalam bukunya ‘katakan dengan tinta’ mengatakan peradaban dimulai dengan tulisan. Sebuah negara diketahui budaya, tingkah laku dan segalanya dengan adanya tulisan yang tertera pada prasati. Banyak pengetahuan dapat diambil dengan tulisan-tulisan yang telah dibuat oleh orang. Bangsa yang berbudaya tinggi adalah bangsa yang memiliki tingkat penulisan yang tinggi.
Tidak itu saja dengan menulis adalah sebuah jalan untuk bisa menyelesaikan masalah yang ada. Abdul Munir Mulkhan dalam Zulkifli (2005) mengatakan bahwa banyak persoalan atau kesimpulan tiba-tiba muncul dengan rangkaian tulisan yang sebelumnya tidak disangka-sangka akan lahir.
Semisal kita sedang menulis, tiba-tiba muncul sesuatu yang dulu terlupa kemudian ditulis lagi. Dengan demikian kemudian menjadikan persoalan menjadi tertata dan rapi. Kalau persoalan tertata dan menjadi rapi maka ide untuk menyelesaikan akan datang dengan sendirinya. Sungguh luar biasa!!
Ide didapat!!
Pemecahan di dapat!!
Wow..amazing…!!
………………..setelah Anda mengetahui efek menulis ini, yang jadi pertanyaannya sekarang adalah sudahkah Anda melakukannya?
Jangan sampai efek ini hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Pastikan Anda para pembaca pun ikut merasakan manfaat yang telah dipetik oleh mereka-mereka yang telah berhasil. (r1efy)

4 Responses

  1. asw.
    ide-ide kreatif memang (menurut kebanyakan orang) lahir dari menulis, dan saya setidaknya pernah merasakan hal tersebut.

    adakah saran dari nt untuk tetap ‘istiqomah’ menulis?
    kiat-kiat untuk memulai menulis dan (kalau bisa) untuk menulis cerpen, bagaimana ya?

  2. kelihatan sekali.. disini macannya sudah lama lepas.. :D , :D , :D

  3. Assalamu’alaikum.

    Saya Ahmad Taufiq dari Majalah Qalam, milik Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Madura. Majalah kami fokus kepada kajian psikologi Islam, dan alhamdulillah sudah terbit lima edisi. Insyaallah sedang dalam proses penggalian materi untuk edisi keenam bulan ini.

    Ketika brousing internet, saya menemukan artikel “EFEK MENULIS” di situs ini. Juga sebuah link situs yang memuat sebuah artikel Bapak yang berjudul “KIAT EFEKTIF MEMAJUKAN SEBUAH USAHA” di http://agusriyanto.wordpress.com/2008/12/22/kiat-efektif-memajukan-sebuah-usaha/.

    Materi-materi yang ada sangat bagus dan relevan untuk kami publikasi di majalah internal santri kami.

    Mohon izin dan keikhlasan untuk kami nukil naskah yang ada, semoga para santri dan pembaca kami bisa memanfaatkan ide-ide tersebut.

    Jazakumullah.
    Terimakasih

    Ahmad Taufiq
    email: vivixtopz@yahoo.com
    blog: http://www.vivixtopz.wordpress.com
    Hp: 08158223413

Leave a Reply