(Studi kasus)

Pak Herman adalah seorang PNS yang memiliki empat orang anak. Kesemuanya sudah besar. Yang paling besar kuliah, yang nomor dua duduk di SMA kelas 3, yang nomor tiga duduk di SMA juga kelas 1 dan yang terakhir duduk di bangku SMP.
Istrinya seorang ibu rumah tangga biasa. Katakanlah pak herman memiliki golongan III A yang memiliki gaji sekitar 1,5 juta perbulan apakah bisa untuk mencukupi kebutuhannya?
=============================================
Kebutuhan tiap saat tiap waktu semakin bertambah. Semakin tinggi perekonomian seseorang semakin tinggi pula kebutuhannya. Bagaimana caranya agar gaji yang diterima dari Pak Herman diatas bisa mencukupi dalam satu bulan?
Ada beberapa tips untuk menghadapi itu semua. Diantaranya adalah:
1. Catat pengeluaran tiap bulan dengan lengkap dan detail. Yang meliputi pemasukan, kebutuhan makan, uang belanja, uang sekolah, uang jajan, uang hiburan dan lain-lain dana cadangan sewaktu-waktu. (Kebiasan orang adalah terlalu repot kalo tiap hari menulis pemasukan dan pengeluaran).
2. Laporan yang detail akan lebih mudah dalam mengambil keputusan terutama dalam hal keuangan keluarga.
Perekonomian yang sehat adalah keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran. Bahkan yang dikatakan baik adalah dimana di akhir pembukuan maka terdapat kelebihan yang disebut sebagai laba usaha. Jika ada laba maka itu layak untuk dipertahankan walaupun pendapatannya kecil.
Demikian pula dengan keluarga. Keluargapun memiliki sebuah alur keuangan yang hampir mirip dalam sebuah usaha. Jika pemasukan dan pengeluaran tidak balance maka akan terjadi kerugian, yang berakibat buruk nantinya.
Filed under: keuangan | Tagged: mengkalkulasi pengeluaran


